Blog
Ulang Tahun Lifehouse Bali 2024

12 Mei, 2024
"Kemudian Yesus masuk ke Rumah Tuhan, dan mengusir semua orang yang berjual beli di situ. Ia menjungkirbalikkan meja-meja penukar uang, dan bangku-bangku penjual burung merpati. Lalu Ia berkata kepada orang-orang itu, "Di dalam Alkitab tertulis bahwa Allah berkata, 'Rumah-Ku akan disebut rumah tempat berdoa'. Tetapi kalian menjadikannya sarang penyamun!". Orang-orang buta dan lumpuh datang kepada Yesus di Rumah Tuhan, dan Ia menyembuhkan mereka."
Matius 21:12-14 BIMK
13 Tahun Bersama: Merayakan Kebersamaan dan Kasih di Lifehouse Bali
Tahun ini menandakan momen spesial bagi Lifehouse Bali, yaitu peringatan ulang tahun Lifehouse Bali yang ke-13. Perjalanan panjang ini penuh dengan suka dan duka yang telah kami lalui bersama sebagai komunitas gereja. Oleh karena itu, di momen istimewa ini, izinkan kami berbagi tiga alasan utama mengapa kami begitu mencintai Lifehouse Bali dan bersyukur bisa menjadi bagiannya.
Kami mencintai Lifehouse Bali karena (3 alasan):
Kami mencintai komunitas Lifehouse Bali karena “ini adalah rumah doa untuk segala bangsa”
Lifehouse Bali bukan hanya sekedar gereja; melainkan juga rumah doa yang terbuka untuk semua orang. Suasana hangat dan ramah di Lifehouse Bali selalu menyambut setiap orang yang datang dengan penuh kasih sayang dan rasa hormat tanpa adanya penghakiman. Di sini kami menerima, menghargai dan mencintai semua orang yang datang apa adanya, tanpa memandang ras, suku, agama atau latar belakang mereka.
Di Lifehouse Bali, keberagamaan dan keunikan dari setiap individu sangat dihargai. Kami percaya bahwa setiap orang memiliki sesuatu yang berharga untuk ditawarkan, dan kami ingin menciptakan ruang di mana semua orang merasa didengar, diterima, dan dihargai.
Kami mencintai Lifehouse Bali karena “ada sukacita di dalam rumah doa”


Kami mencintai Lifehouse Bali karena “merupakan rumah penuh mukjizat”.

Kami bersyukur atas kuasa Tuhan yang selalu hadir dan nyata di Lifehouse Bali. Kita pasti pernah terjebak dalam masalah kehidupan yang rumit dan hampir menyerah rasanya.
Namun, doa dan kebersamaan di Lifehouse Bali bagaikan tangan Tuhan yang menuntun kami. Melalui berbagai cara yang tidak terduga, kami menemukan solusi yang tidak terpikirkan untuk segala permasalahan kami tersebut. Kabut keraguan yang mengelilingi pikiran kami pun terangkat berkat keajaiban-Nya dan digantikan oleh rasa syukur dan keyakinan bahwa Tuhan selalu bersama kita.
INGIN TAHU LEBIH LANJUT?
Postingan Terbaru


Ulang Tahun Lifehouse Bali 2024

Meneladani Pengorbanan Yesus di Paskah

